Archive for February, 2008

My Super Ex-Girlfriend

Punya pacar seorang superhero siapa bilang enak? Tanya aja tuh sama Matt (Luke Wilson) yang mempunyai pacar Jenny (Uma Thurman) di film My Super Ex-Girlfriend yang ternyata pacarnya adalah seorang pahlawan super G-Girl. Apalagi kalau pacarnya itu possesif, aggressive, dan suka menyakiti. Wahh… pasti cowok-cowok nolak, nggak deh.Ceritanya simple aja, Matt sebenarnya suka sama Hannah tapi sepertinya Hannah (Anna Faris, yang main di Scary Movie 4), nggak suka sama sama Matt dan Hannah sendiri sudah punya pacar namanya Steve (Mark Consuelos). Akhirnya Matt mencoba pacaran sama Jenny. Tapi apa yang terjadi setelah Matt tahu segalanya bahwa Jenny seorang superhero? Sifat asli Jenny kelihatan, terlebih lagi ketika Matt memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Jenny dan lebih memilh Hannah. Wah.. semakin menjadi-jadi deh Jenny menyakiti Matt (makanya hati” sama cewek yang lagi cemburu ^_^). Jenny bahkan melempar Matt dan Hannah yang ketahuan lagi berduaan di kamar dengan ikah hiu yang besar banget. Busyet dah!

Sementara itu, Professor Bedlam (Eddie Izzard) musuh bebuyutan G-Girl yang dari dulu terobsesi untuk menghilangkan kekuatan G-Girl menyiapkan rencana besar dengan memanfaatkan Matt yang terus disakiti oleh Jenny. Prof. Bedlam menyiapkan batu (seperti batu meteor) yang dapat menyerap seluruh kekuatan G-girl. Sehingga G-girl bisa menjadi manusia biasa kembali. Jenny yang mengetahui persekongkolan itu pun semakin marah kepada kedua pria tersebut, hingga akhirnya pertarungan hebat pun terjadi. Jenny atau G-girl pun hampir kalah karena batu tersebut menghisap energinya terlalu banyak. Pada saat Hannah mencoba melindungi Matt, dia terjatuh (pada saat itu pertarungannya berlokasi di roof apartemen Matt). Hannah mati? ya enggak lah… justru Hannah mendapatkan kekuatan yang sama seperti Jenny ketika remaja dulu. Yap! Hannah menjadi superhero juga. Ia pun berbalik melawan Jenny demi membela Matt.

Hingga mereka sampai di catwalk yang pada saat itu sedang diadakan fashion show (mereka bedua, Hannah dan Jenny_ bertarung di atas catwalk. So pasti penonton di situ yang tadinya menyaksikan acara fashion show berubah menjadi acara wrestling dan terheran-heran ada dua superhero yang saling bertarung. Walaupun superhero, tapi kalo cewek mah dimana-mana gaya berantemnya sama, sukanya jambak-jambakan rambut ^_^.

Akhirnya Matt menghentikan kegilaan mereka berdua dan menjelaskan bahwa sebenarnya mereka tidak perlu bertengkar. Matt pun menjelaskan kepada Jenny bahwa ada seseorang yang jauh lebih mencintai Jenny daripada dirinya, yaitu Prof. Bedlam. Ya, prof. Bedlam yang mempunyai nama asli Barry Edward Lambert dulunya adalah pacar Jenny waktu remaja. Setelah jadi superhero, Jenny meninggalkannya. Barry menjadi sakit hati dan sejak itulah dia berfikir mungkin gara-gara punya kekuatan super Jenny jadi meninggalkannya, jadi jika kekuatannya hilang mungkin Jenny bisa kembali padanya. Barry masih mencintai Jenny seperti dulu, Jenny pun akhirnya luluh dan menghentikan pertarungan mereka. Para penonton fashion show yang tadi berubah jadi acara wrestling seperti WWF bersorak dan memberikan tepuk tangan meriah menyaksikan akhir yang bahagia itu.

Ending dari movie My Super Ex-Girlfriend, Matt pacaran sama Hannah sedangkan Barry dengan Jenny. Mereka berdua (Hannah dan Jenny) menjadi kompak sebagai superhero. Sedangkan para cowok-cowok itu, cuma bisa tersenyum pada saat kedua superhero yang cantik tersebut terbang meninggalkan mereka saat ada panggilan tugas :) Film ini masuk Box Office, tapi aku nggak terlalu suka sama film ini soalnya ceritanya aneh. Hehehe… Terlalu menghayal tapi aku tidak bisa ikut menghayal. Beda sama film Accepted dan Harry Potter. Film khayal tapi seolah-olah penonton terbius dan sedang berada di dalamnya.

Movie review My Super Ex-Girlfriend by movie-holic.net

Cheaper by the Dozen 2

Apa jadinya jika dua keluarga yang memiliki banyak anak bersaing di Labor Day family competition? Pasti heboh dah seru banget! Yap, sequel dari film Cheaper by the Dozen ini disutradarai oleh Adam Shankman yang juga me menyutradarai film The Pacifier (Sudah baca nonton atau review film The Pacifier yang aku tulis sebelumnya kan?). Film Cheaper by the Dozen 2 ini tidak kalah lucu dengan The Pacifier, ditambah lagi ada bintang-bintang Hollywood yang keren2 dan pasti sudah kamu kenal seperti Steve Martin, Bonnie Hunt, Hilary Duff (Material Girls), Piper Perabo, and Tom Welling (Smallvile, yg jadi Superboy).Ceritanya setelah Lorraine (Hilary Duff) lulus SMA, Tom sebagai kepala keluarga Baxer berfikir perlu mengadakan liburan keluarga bersama ke rumah danau mereka. Parah banget rumah danau yang mereka punya, jangan bayangkan dech seperti rumah danau milik Alex dan Kate di film The Lake House. Rumah danau mereka tua dan jelek banget. Anak-anak keluarga Baxer sudah pada dewasa, putri sulung mereka, Nora (Piper Perabo) yang sudah menikah dan tinggal bersama suaminya di Houston sedang hamil, anak kedua mereka Charlie (Tom Welling) dan Lorraine juga pasti meninggalkan mereka. Lagipula sudah lama sekali sejak Tom tidak bertemu dengan musuh bebuyutannya Jimmy Murtaughs (Eugene Levy), sehingga mereka berfikir untuk perlu mengikuti kompetisi keluarga siapa yang yang lebih hebat. Oh ya, keluarga Baxer mempunyai 12 anak, sedangkan keluarga Murtaughs mempunyai 8 anak.

Maksud hati Tom mengajak keluarganya berlibur di rumah danau sambil kemping tidur di tenda, tapi pada kenyataannya cuma Tom dan istrinyalah, Kate Baker (Bonnie Hunt) yang tidur di tenda berdua semalaman. Sedangkan anak-anaknya pada tidur di dalam rumah ;p Mungkin pikir anak-anak mereka “Hare gene masih tidur di tenda? ;p” Hehehe… Tidak seru juga kalo tidak ada kekacauan yang dibuat kedua keluarga tersebut. Mulanya kedua keluarga masing-masing sangat kompak, anak-anak keluarga Baxer mengerjai Keluarga Murtaughs dan sebaliknya juga gitu. Tetapi lama kelamaan keadaan berubah, anak-anak keluarga Baxer dan Murtaughs justru bisa berteman akrab. Elliot Murtaugh (Taylor Lautner) dan Sarah Baxer (Alyson Stoner) saling jatuh cinta, Charlie dan Anne Murtaughs (Jaime King) juga akrab dalam membicarakan rencana masa depan mereka masing. Sebenarnya yang punya masalah adalah kedua orang dewasa tersebut, antara Tom dan Jimmy.

Puncaknya setelah terjadi konflik internal di keluarga Baxer akibat insiden Tom memata-matai putrinya Sarah berkencan dengan Elliot nonton di bioskop, hampir seluruh anak-anak keluarga Baxer tidak mau ikut dalam kompetisi tersebut. Keajaiban terjadi ketika anak-anak keluarga Baxer mengejar tikus yang ternyata tikus tersebut telah mencuri barang-barang kesayangan mereka. Mereka pun menemukan semacam spanduk kenangan keluarga Baxer, dan akhirnya mereka sekeluarga memutuskan untuk ikut menyusul dalam kompertisi keluarga. Sudah bisa dipastikan, pasti keluarga Baxer dan Murtaugh yang paling hebat (ya iyalah, jumlah anggota keluarga mereka banyak dibandingkan kontestan lain rang rata-rata berjumlah 4 orang dalam keluarga).

Pada saat game terakhir untuk menentukan siapa pemenangnya antara keluarga Baxer dan Murtaugh, diadakan kompetisi canoe yang harus diikuti seluruh anggota keluarga, tanpa pengecualian. Tom merasa itu tidak mungkin dan memutuskan untuk menyudahi game sampai disini, karena Nora sedang hampil 9 bulan. Tetapi Nora bersikeras untuk ikut, ia merasa sebagai pregnat mom yang kuat ;p Bener saja, ditengah perlombaan air ketuban Nora pecah dan ia merasa akan segera melahirkan. Tom meminta tolong pada keluarga Murtaugh agar membantunya karena Nora akan segera melahirkan. Mulanya Jimmy bersikeras ingin memenangkan perlombaan ini dan membiarkan apa yang terjadi pada Baxer, tetapi satu persatu anggota Murtaugh melawannya dan membantu Baxer, mereka tidak suka punya ayah yang egois. Akhirnya Jimmy pun mengalah dan ikut membantu Baxer cs membawa Nora ke rumah sakit terdekat. Hebohnya di rumah sakit saat perawat mengatakan bahwa yang dapat menemani Nora cuma keluarganya, tetapi mereka semua adalah anggota keluarga (^_^ hehehe… baru tau dia kalau keluarganya saja sudah seperti bedol RT) tapi yang boleh diijinkan masuk cuma beberapa saja antara lain suaminya Nora, Bud McNulty (Jonathan Bennett), Kate, dan Lorraine yang diminta sebagai ibu baptis dari anaknya Nora.

Saat menunggu kelahiran itulah, Anne Murtaugh memberitahu ayahnya bahwa ia akan keluar dari Universitas Harvard, sedangkan Charlie memberitahu ayahnya Tom bahwa ia akan membuka bengkel. Jimmy tidak setuju dengan keputusan Anne, tapi istrinya Sarina (Carmen Electra) menyuruhnya untuk sekali-kali mendengarkan apa yang diinginkan oleh anak-anaknya sendiri, dan akhirnya Jimmy pun setuju jika anaknya juga bahagia. Endingnya, bayi laki-laki yang dilahirkan Nora diberi nama Tom karena Nora dan Bud kagum kepada ayahnya yang mengajarkan tentang banyak sekali pelajaran tentang hidup. Malam harinya, Tom dan Kate berdansa berdua di dermaga, romantis banget. Anak-anak mereka melihat dengan senyum dan tertawa di balik jendela. So sweet… Lagu penutupnya diisi oleh Maroon 5 dengan Sunday Morning. I love this song very much! Makes me strong dan bersemangat lagi!

Bakers
———–
- Tom Baker (Steve Martin)
- Kate Baker (Bonnie Hunt)
Anak-anak:
- Nora Baker-McNulty (Piper Perabo)
- Charlie Baker (Tom Welling)
- Lorraine Baker (Hilary Duff)
- Sarah Baker (Alyson Stoner)
- Henry Baker (Kevin G. Schmidt)
- Jake Baker (Jacob Smith)
- Kim Baker (Morgan York)
- Mark Baker (Forrest Landis)
- Jessica Baker (Liliana Mumy)
- Mike Baker (Blake Woodruff)
- Kyle Baker (Shane Kinsman)
- Nigel Baker (Brent Kinsman)
Menantu:
- Bud McNulty (Jonathan Bennett)

Murtaughs
—————–
- Jimmy Murtaugh (Eugene Levy)
- Sarina Murtaugh (Carmen Electra)
Anak-anak:
- Calvin Murtaugh (Shawn Roberts)
- Anne Murtaugh (Jaime King)
- Daniel Murtaugh (Robbie Amell)
- Becky Murtaugh (Melanie Tonello)
- Eliot Murtaugh (Taylor Lautner)
- Linda Murtaugh (Courtney Fitzpatrick)
- Robin Murtaugh (Madison Fitzpatrick)
- Kenneth Murtaugh (Alexander Conti)

Movie review Cheaper by the Dozen 2 by movie-holic.net

CJ7

Lagi-lagi Stephen Chow mengeluarkan film komedi yang ada hikmahnya. Film CJ7 berlatar belakang kehidupan nyata yang terjadi di China, sungguh susah keadaannya. Ti (Stephen Chow) bekerja sebagai kuli bangunan, ia dan anaknya Dicky (Xu Jiao) tinggal di sebuah rumah yang setengah mau runtuh (sudah dipugar tapi belum rata jadi tanah). Sepulang kerja, dia selalu ke tempat pembuangan sampah. Kalau di Indonesia seperti pemulung gitu. Ia mencari barang-barang yang sekiranya masih layak pakai tapi sudah rusak, seperti kipas angin. Ti mencoba membetulkannya tetapi kebanyakan sih gagal. Walaupun miskin, tetapi mereka selalu beryukur dengan apa yang diberikan Tuhan.Suatu hari, Dicky minta dibelikan mainan karena dia iri melihat teman”nya mempunyai mainan. Ti yang tidak mempunyai uang tidak bisa berbuat apa”. Ti pun marah kepada anaknya karena tidak mau mengerti tentang keadaan dirinya. Tapi diam-diam Ti mencari sesuatu, berharap mendapatkan mainan untuk diberikan kepada anaknya di tempat pembuangan sampah. Mainan itu ternyata adalah alien. Dicky pun menamakannya CJ7 dan menganggapnya hewan peliharaan layaknya anjing. Alasan Ti tidak bisa kaya karena uangnya habis untuk membiayai Dicky masuk ke sekolah swasta. Walaupun miskin, tapi Ti ingin mendapatkan pendidikan yang baik, layak dan bagus untuk anaknya. Duh, bapak yang baik yach. Tidak seperti sebagian besar masyarakat di Indonesia. Miris banget, pendidikan di Indonesia kurang dianggap sebagai prioritas utama. Masih banyak orang tua yang menomer duakan pendidikan untuk anaknya.CJ7 sangat lucu. Tubuhnya bulat, kecil dan berbulu. Dicky menganggap CJ7 adalah teman yang hebat, ada adegan yang memperlihatkan bahwa CJ7 sangatlah hebat, tapi sebenarnya itu hanyalah khayalan Dicky belaka. Sebenarnya CJ7 itu sangat lemah, kelebihannya di dapat memperbaiki sesuatu dengan kekuatan yang dimiliki. Hal itu terbukti ketika Ti dinyatakan meninggal, CJ7 menyembuhkannya dengan memberikan seluruh energi yang dimilikinya. Ti sadar dah hidup kembali, tapi sebagai gantinya CJ7 mati dan berubah menjadi boneka kecil mirip gantungan kunci.

Berbulan-bulan mereka mencoba menghidupkan kembali CJ7, masih tidak percaya bahwa CJ7 telah mati. Hikss.. aku bisa merasakan perasaan itu, sedih banget. Tapi bukan filmnya stephen chow kalau endingnya nggak bahagia. Di akhir film muncul ratusan alien seperti CJ7 dengan berbagai warna dan semua lucu-lucu. Duh.. siapa pun pasti ingin memiliki hewan berbulu itu. Oh ya, Pemeran Dicky sebenarnya perempuan lho bukan laki-laki. Saksikan sendiri deh filmnya, dijamin ngakak terus. Ada adegan perang antara Ti dan Dicky melawan puluhan kecoa, menjijikkan tapi seru.

Movie review CJ7 by movie-holic.net