Film horor
Stay Alive yang dirilis pada tahun 2006 ini terdapat banyak adegan yang mengerikan, berdarah-darah, tetapi tidak sesadis seri SAW. Berhati-hatilah bagi para gamer dalam membeli permainan, karena bisa-bisa game tersebut memaksamu untuk tetap bermain dan bertahan hidup. Seperti judulnya, film ini mengisahkan sekelompok anak muda yang memainkan game yang misterius, game yang memaksamu untuk terus bertahan hidup di dalam game tersebut. Jika kamu mati atau game over, maka begitu pula nasibmu di dunia nyata. Mati dengan posisi dan cara meninggalnya sama seperti bagaimana kamu mati di dalam game. Huww.. mengerikan ya. Ternyata penyebab dari semua itu bersumber dari kata-kata pembuka di awal game yang harus diucapkan sebelum game dimulai. Kata-kata tersebut (
“The Prayer of Elizabeth”) adalah mantra yang membangunkan roh wanita bangsawan yang ada di dalam game.
Awalnya Loomis Crowley (Milo Ventimiglia), meminta temannya Hutch MacNeil (Jon Foster) untuk datang ke tempatnya dan bermain game bersama. Keesokan harinya Loomis ditemukan meninggal dengan cara yang aneh dan mengenaskan. Polisi menelpon Hutch karena dia bersama Loomis pada malam sebelum kematiannya. Setelah pemakaman, adik perempuan Loomis memberikan Hutch semua game yang dimiliki oleh kakaknya, termasuk game yang ternyata menjadi sumber kematian. Hutch lalu mengajak beberapa teman untuk memainkan game itu bersama. Dia tidak tau bahwa game tersebut berbahaya dan berakibat sahabatnya mati konyol karena game itu.
Mereka yang bermain game antara lain Hutch, Abigail (Samaire Armstrong), Swink (Frankie Muniz), Phineus “Phin” Bantum (Jimmi Simpson), Miller Banks (Adam Goldberg) dan October Bantum (Sophia Bush) mulai merasakan keanehan dari game ini. Mula-mula Miller duluan yang mati setelah beberapa jam memainkan game tersebut. Kematian Miller akhirnya menyadarkan Hutch bahwa Loomis dan Miller mati dengan cara yang sama seperti kematian karakter yang mereka mainkan di game.Disaat October dan Swink mengetahui informasi tentang wanita yang berada di dalam game ‘Elizabeth Bathory’, kakak October meninggal. Akhirnya mereka yang tersisa dan masih hidup pun berusaha menyelidiki dengan pergi ke rumah Loomis. Celakanya, October ditemukan tewas di tangan wanita bangsawan yang ada di dalam game, di sebuah rumah yang sedang dalam perbaikan tidak jauh dari rumah Loomis.
Hutch, Abigail dan Swink pun bergegas ke rumah programmer yang menciptakan game tersebut. Permainan tidak bisa dihentikan (pause), harus tetap bermain dan bertahan hidup. Swink pun menjadikan dirinya sebagai umpan dalam permainan itu, sedangkan Abigail dan Hutch masuk ke dalam rumah besar yang sama persis seperti di dalam game. Apa yang terjadi di dalam game, sama seperti yang terjadi di kehidupan nyata. Ketika Hutch membutuhkan sesuatu untuk membuka pintu, Swink pun memberikan linggis di dalam game dan anehnya.. tiba-tiba linggis itu muncul di dekat Hutch.
Hutch dan Abigail berusaha menemukan wanita bangsawan yang berada di menara rumah besar tersebut dan membakar tubuhnya hidup-hidup. Endingnya, Swink yang semua orang mengira mati (karena dalam game dia game over), ternyata masih hidup. Alasannya karena tubuhnya dikelilingi bunga mawar merah. Ya, roh dalam game itu bisa ditaklukan dengan setangkai bunga mawar. Jadi Swink terlindungi dan tidak terbunuh. Namun sayangnya, satu game berhasil mereka selesaikan tetapi ratusan game lain datang ke toko video game yang siap mencari korban selanjutnya. Game itu berjudul Stay Alive.