Datanglah Harun murid ke 10, yang walaupun mempunyai keterbelakangan mental. Bu Muslimah, Pak Harfan, serta 9 orang murid lainya dapat bergembira, karena sekolah tidak jadi ditutup.
Tokoh yang banyak dibahas di
film ini yaitu Ikal, yang menjadi ”aku” yang artinya seorang Andrea Hirata. Punya Rambut yang ikal, dan suka pada A Ling, jatuh cinta karena kuku A Ling yang berkilau, lucu juga pas muncul bunga-bunga.Lintang, salut deh sama tokoh yang satu ini, anak yang Jenius dan mempunyai semangat tinggi untuk sekolah, meski dia harus bersepeda 40 Km untuk ke sekolah. Dan juga dia harus melewati rawa yang ada buayanya..Mahar, anak yang sangat suka pada seni dan kemanapun selalu membawa radio. Yang menurut saya anak paling cakep.7 anak lainnya adalah Sahara, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, Harun. Dan ditambah anak baru yaitu Flo.
Dengan fasilitas yang minim semangat mereka untuk terus belajar tidak pernah surut, terbukti mereka dapat mengangkat nama Muhammadiyah lewat acara karnaval 17 Agustus dan lomba cerdas-cermat. Bahkan saat Bu mus tidak mengajar selama 5 hari, Lintanglah yang menggantikan mengajar.
Tapi sayanganya Lintang kurang beruntung, beberapa minggu sebelum ujian lintang pun keluar dari sekolah…
Bagian ini yang membuat saya sangat terharu.…
Yang agak ngeganggu dari film ini adalah ada beberapa scan yang terasa loncat-loncat., mungkin bagi yang sudah baca novelnya bisa mengerti, tapi bagi yang belum baca, agak kurang nyaman juga dengan adegan yang loncat-loncat kaya gini… contohnya saja pada scan orang-orang sibuk bawa obor dan Flo yang berada di tengah kegelapan? Bagi yang tidak membaca bukunya, akan menjadi bingung. Kok tiba-tiba ada adegan itu, gak nyambung lagi, terlalu dipercepat.
Begitu juga dengan scene saat anak-anak Laskar Pelangi bertemu dengan Tuk Bayan Tula. Saat membaca bukunya,situasi itu sangat menyeramkan dan menegangkan. Tetapi di filmnya, saya tidak merasakannya sama sekali.
Dilihat Dari keseluruhan, film Laskar Pelangi ini saya acungin jempol deh. Settingannya mantep, pemainnya anak2 belitong asli.. Riri Riza dan Mira lesmana emang cukup jeli memilih anak-anak belitong asli yang notabene belum pernah main film sama sekali.
Ditambah ada banyak sekali nilai-nilai luhur yang dapat kita ambil dari film ini, dari dialog antar peminnya, semangat yang tak pernah putus untuk sekolah dan sungguh memotivasi, anak sekolahan wajib nie nonton yang kaya begini…