Laskar pelangi film yang lagi laku banget sekarang, film yang diangkat dari Novel karya Andrea Hirata anak Pulau Belitong yang miskin tapi cerdas, ini cerita nyata loh, terjadi pada tahun 70an
Dengan kebersamaan mereka terciptalah kejadian-kejadian lucu, haru dan bermakna yang dilakoni oleh 10 anak yang diberi nama laskar pelangi oleh bu Muslimah, satu-satunya guru di SD Muhammadiyah.
Dengan fasilitas yang minim semangat mereka untuk terus belajar tidak pernah surut, terbukti mereka dapat mengangkat nama Muhammadiyah lewat acara karnaval 17 Agustus dan lomba cerdas-cermat. Bahkan saat Bu mus tidak mengajar selama 5 hari, Lintanglah yang menggantikan mengajar.
Tapi sayanganya Lintang kurang beruntung, beberapa minggu sebelum ujian lintang pun keluar dari sekolah…
Bagian ini yang membuat saya sangat terharu.…
Yang agak ngeganggu dari film ini adalah ada beberapa scan yang terasa loncat-loncat., mungkin bagi yang sudah baca novelnya bisa mengerti, tapi bagi yang belum baca, agak kurang nyaman juga dengan adegan yang loncat-loncat kaya gini… contohnya saja pada scan orang-orang sibuk bawa obor dan Flo yang berada di tengah kegelapan? Bagi yang tidak membaca bukunya, akan menjadi bingung. Kok tiba-tiba ada adegan itu, gak nyambung lagi, terlalu dipercepat.
Begitu juga dengan scene saat anak-anak Laskar Pelangi bertemu dengan Tuk Bayan Tula. Saat membaca bukunya,situasi itu sangat menyeramkan dan menegangkan. Tetapi di filmnya, saya tidak merasakannya sama sekali.
Dilihat Dari keseluruhan, film Laskar Pelangi ini saya acungin jempol deh. Settingannya mantep, pemainnya anak2 belitong asli.. Riri Riza dan Mira lesmana emang cukup jeli memilih anak-anak belitong asli yang notabene belum pernah main film sama sekali.
Ditambah ada banyak sekali nilai-nilai luhur yang dapat kita ambil dari film ini, dari dialog antar peminnya, semangat yang tak pernah putus untuk sekolah dan sungguh memotivasi, anak sekolahan wajib nie nonton yang kaya begini…
Movie review Laskar Pelangi by movie-holic.net



