Si Jago Merah

Si Jago Merah (Film)

Si Jago Merah (Film)

Jenis Film
- Drama/Comedy
Pemain
- Ringgo Agus Rahman, Desta Club 80’s, Ytonk Club 80’s, Judika, Poppy Sovia, Tika Putri, Sarah Sechan

Sutradara
- Iqbal Raiz

Produser
- Chand Parwez Servia

Produksi
- Kharisma Starvision Plus

Cerita dimulai dengan beretemunya ke 4 mahasiswa semester 6 yang dipanggil Bu Susi (Sarah Sechan) Dosen Kewiraan. Mahasiswa ini dipanggil karena menunggak uang kuliah selama 4 Semester sebesar Rp.5 juta .

Mereka adalah Gito Prawito (Desta ‘Club Eighties’) anak pengusaha asal Sidoarjo, Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman) anak pejabat yang korupsi, Kuncoro Prasetyo (Ytonk ‘Club Eighties’) anak pengusaha jamu dan Rojak Panggabean (Judika ‘Idol’) pemuda asal Medan yang hobinya berdemo.

Mereka adalah anak-anak orang kaya, tetapi pada saat yang tidak tepat, orang tua mereka pun tiba-tiba bangkrut.

Mereka diberi waktu 3 hari untuk melunasi minimal 1 semester tunggakannya. Mereka kemudian mencari cara untuk membayar uang kuliah Gito dan Coro yang menjual barang berharganya, Dede yang berhutang pada Nola (Poppy Sovia), dan bahkan Rojak yang mendapat bayaran dari mengumpulkan 100 orang untuk berdemo.

Kantong pun semakin menipis, mereka sepakat untuk mengontrak rumah di sekitar kampus. Dan bertemu dengan Mba Sally (Magdalena), pemilik rumah yang cantik namun kabarnya simpanan pengusaha.

Dede, Gito, Coro dan Rojak pun bekerja part time. Namun ternyata profesi mereka terlalu menyita banyak waktu hingga kuliah keteteran.

Gito muncul dengan ide untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, kebakaran tak datang tiap hari sehingga tugas mereka pun tak banyak.

Coro yang awalnya tidak setuju karena mempunyai penyakit Claustrophobia, yaitu penyakit rasa takut akan rungan sempit dan tertutup, akhirnya pun setuju dengan Prinsip andalannya”Gimana Ramenya Aja!”
Akhirnya merekapun melamar sebagai pemadam kebakaran, awalnya ditolak, tapi setelah Rojak yang memang mahasiswa tekhnik mesin berhasil menghidupkan kembali SI JAGO MERAH No 525 mereka pun akhirnya diterima.

Tugas-tugas awal bukan lah memadamkan api seperti yang mereka kira, tugas pertama adalah Mengambilkan Cincin di Closet, kedua membantu nenek untuk mengambilkan Pus-pus yang ternyata dalah seekor ular, yang ketiga ternyata adalah tugas membuat efek hujan untuk Video Clip nya Cangcuters.

Tugas keempat tak mereka hiraukan, padahal adalah kebakaran sebenarnya, merekapun mendapatkan hukuman yang akhirnya menjadikan mereka bertengkar.

Kebakaran besar yang terjadi di Museum Patriot akhirnya menyatukan mereka kembali, diantar Si Jago Merah mereka berhasil menjadi seorang pemadam kebakaran teladan.

“Pantang Pulang Sebelum Padam” adalah moto para petugas kebakaran yang akhirnya jadi inspirasi mereka. Tanpa disadari, mereka mencintai profesi tersebut dengan segenap hati.

Film bergenre komedi ini Tak hanya menyuhuhkan guyonan segar tapi juga sisi-sisi moral yaitu makna persahabatan maupun tindakan heroik tanpa pamrih. Film yang patut ditonton.

Movie review Si Jago Merah by movie-holic.net

1 Comment so far »

  1.  

    brillie said

    December 2 2008 @ 2:09 pm

    Gak trima gw, sidoarjo kok dibawa-bawa. Hikss… :(

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a comment

Name: (Required)

eMail: (Required)

Website:

Comment: