Archive for Computer-animated

Bolt

Film yang diproduksi oleh Walt Disney Animation Studios ini adalah salah satu film komputer animasi yang bisa saya katakan tidak begitu populer di Indonesia karena masih kalah jauh peminatnya dengan Twilight. Film ini berjudul sama dengan film yang dibuat pada tahun 1994, walaupun sama judulnya tetapi beda jalan cerita dan gendrenya. Film Bolt tahun 1994 adalah film drama yang dibintangi oleh Richard Grieco dan bukan film animasi!

Balik lagi ke review movie Bolt tahun 2008. Pengisi suara dalam film ini ada banyak, antara lain John Travolta, Miley Cyrus, Malcolm McDowell, Claire Holt, Diedrich Bader, Nick Swardson, Greg Germann, Susie Essman dan Mark Walton. Film ini bercerita tentang selebritis anjing jenis Gembala Jerman bernama Bolt (John Travolta), yang sepanjang hidupnya dihabiskan di set syuting film serial TV. Namun karena anjing, dia tidak bisa membedakan manakala kekuatan supernya di layar kaca tidak sama dengan kehidupan nyata. Bolt pun memulai petualangan yang sesungguhnya ketika pemiliknya, Penny (Miley Cyrus) diculik dan Bolt berusaha menyelamatkannya. Bolt pun sampai di New York setelah sebelumnya dia terkirim dari Hollywood melalui kotak Styrofoam.

Sepanjang perjalanan, Bolt berteman dengan seekor kucing piaraan bernama Mittens (Susie Essman) yang agak sinting, dan seekor hamster bernama Rhino (Mark Walton) yang terobsesi pada TV. Ketika Mittens berusaha meyakinkan Bolt bahwa kekuatan supernya nyata dan mereka ngobrol panjang, Bolt dan Mitten tertangkap oleh pengawas hewan. Tetapi akhirnya mereka bisa lolos dengan bantuan Rhino.

Bolt pun mulai menikmati kehidupan ‘anjing biasa’ selama petualangannya. Konflikpun terjadi, Mittens yang dulunya sakit hati karena dulu pernah ‘dicampakan’ pemiliknya sehingga dia mengatakan bahwa Penny mungkin tidak menginginkannya lagi. Pikiran Bolt pun mulai gundah, benarkah Penny seperti itu?

Ending film ini tentu saja bahagia.. Penny akhinya mengadopsi Mittens dan Rhino kemudia pindah rumah dan menjalani kehidupan yang biasa dan sederhana. Ya, pada akhirnya Penny memiliki hewan peliharaan baru.

Movie review Bolt by movie-holic.net

Three animations film

Aku merekomendasikan tiga film animasi yang bisa kamu tonton pada weekend kali ini. Film-film tersebut antara lain: The Ant Bully, Athur and the Minimoys dan Wallace & Gromit: The curse of the were-rabbit. Film tersebut bisa menjadi pilihan liburan santai di rumah dan ditonton oleh seluruh anggota keluarga.

The Ant Bully = Kisah petualangan anak kecil yang selalu diejek teman-temannya karena dia lemah dan kecil. Suatu hari dia mendapat hukuman untuk tinggal di sarang semut dan belajar bagaimana menjadi semut yang baik.

Athur and the Minimoys = Petualangan Arthur, seorang bocah berusia 10 tahun yang mencari kakek dan harta karun di dunia Minimoys.

Wallace & Gromit: The curse of the were-rabbit = Menceritakan tentang perjuangan Wallace dan Gromit dalam membasmi kelinci jadi-jadian agar kompetisi sayuran raksasa berjalanan lancar.

Jangan lewatkan semua film tersebut. Bergegaslah ke toko DVD terdekat.

Movie review The Ant Bully, Athur and the Minimoys, Wallace & Gromit: The curse of the were-rabbit by movie-holic.net

KungFu Panda

Po (Jack Black) cuma seorang panda dari seorang angsa yang bernama Mr. Ping. Gak sadar apa kalo ada yg beda dan aneh, padahal dia Panda, kok bapaknya bisa angsa yach? Sehari-harinya Po membantu bapaknya berjualan mie di bisnis restoran yang telah ada sejak turun-temurun. Sebenarnya impian Po bukan menjadi penerus ayahnya mengambil alih restoran, melainkan ia ingin menjadi seorang pendekar kungfu. Ya, Po hanyalah seorang fanatik kungfu.
Hingga suatu hari, diadakannya suatu upacara untuk mencari Dragon Warrior yang bisa melawan Tai Lung. Menurut ramalan Master Oogway (Randall Duk Kim), Tai Lung akan kembali dan menuntut balas. Tai Lung (Ian McShane) adalah mantan murid Shifu, ia dipenjara karena obsesinya menjadi Dragon Warior yang tidak kesampaian dan akhirnya menjadi jahat. Dragon Warrior sendiri rencananya akan dipilih satu dari 5 pendekar kungfu yang telah dilatih sebelumnya oleh Master Shifu (Dustin Hoffman). Kelima pendekar itu antara lain: Tigress (Angelina Jolie), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), Viper (Lucy Liu), dan Crane (David Cross).

Entah karena keberuntungan atau takdir, Po lah yang akhirnya terpilih menjadi Dragon Warrior. Bagaimana bisa? Sedangkan Po sama sekali tidak bisa kung fu. Tetapi pilihan Master Oogway tidak pernah salah dan tidak bisa dirubah. “Tidak ada yang namanya kecelakaan”, katanya. Disitulah tantangan Master Shifu untuk melatih dan menjadikan Po seorang Dragon Warrior. Yah, mulanya sih tidak berjalan lancar. Master Shifu pesimis dan mengancam jika Po tidak bisa silahkan pulang saja keeseoka harinya, kelima pendekar pun juga mengintimidasinya. Namun semakin Po dicela dan dihina, maka samakin dia bangkit. Master Shifu pun akhirnya sadar, bahwa ia hanya butuh keyakinan untuk mempercaai Po menjadi Dragon Warior yang bisa mengalahkan Tai Lung. Setelah pepatah terakhir yang dikatakan oleh Master Oogway, akhirnya ia meninggal. Terbang ke langit bersamaan dengan daun-daun buah persik. Begini pepatahnya, pasti kalian sudah pernah dengar, bagus deh.

“Yesterday is a history, Tomorrow is a Mistery, and Today is a Gift. That’s why it called Present”.

Ramalan Mater Oogway ternyata benar, Tai Lung berhasil kabur dari penjara dan mencari Master Shifu yang telah menganggapnya sebagai anaknya sendiri untuk menuntut balas. Pada saat itu pula seluruh penduduk desa diungsikan, karena ternyata Dragon Scroll (seperti surat berisi jurus sakti) tidak berisi apa-apa alias kosong. Po kaget, Master Shifu juga sama kagetnya. Sekali lagi keajaiban terjadi, pada saat Po membantu ayahnya berkemas, dia diberitahu oleh ayahnya mengenai resep rahasia yang membuat mie buatan restoran mereka sangat enak. “Resep rahasia itu.. tidak ada!”, kata Mr. Ping. Po kaget, hah?! “Untuk membuat mie spesial tidak dibutuhkan resep rahasia, yang dibutuhkan hanya keyakinan bahwa itu spesial”, lanjutnya lagi. Po pun tersadar, kata-kata ayahnya tentang resep rahasia sama seperti Dragon Scroll yang isinya kosong. Po pun menatap Dragon Scroll itu, dan dilihatnya pantulan dirinya sendiri dari kertas tersebut. Kini ia sadar, untuk menjadi Dragon Warior tidak perlu jurus istimewa, dia hanya perlu yakin pada diri sendiri. Itulah alasan mengapa Master Oogway dulu tidak memilih Tai Lung menjadi Dragon Warior, karena seorang Dragon Warior akan menyadari dirinya seorang Dragon tanpa perlu terobsesi.

Po lalu bergegas menuju istana tempat Master Shifu berada. Sudah bisa dibayangkan, dia kesusahan mendaki anak tangga yang mungkin jumlahnya beribu-ribu, yah maklum aja Po kan endut. Sesampainya di sana, dia melihat Master Shifu sudah tidak berdaya karena melawan Tai Lung. Po pun bergulat dengan Tai Lung demi mendapatkan Dragon Scroll itu. Seru sekali! Sampai akhirnya Tai Lung mendapatan gulungan tersebut dan membacanya, kok kosong? Kaget.. Ya memang kosong, Po pun kaget dan mejelaskan mengapa isinya kosong. Yahh.. lagi-lagi mereka bergulat. Tebak siapa yang menang? Tentu saja Po. Tau nggak menangnya karena apa, ya karena tubuhnya berisi lemak semua jadi segala jurus totok yang digunakan Tai Lung pada Po tidak mempan. Hahaha..

Penduduk pun bersorak atas kemenangan Po. Tiger yang semula underestimate kepada Po, kini berlutut dan memanggil Po, Master. Juga semua penduduk ituk berlutut dan hormat kepada Po. Nah.. banyak hikmah yang bisa diambil dari film ini, selain tentu saja film kungfu panda ini menghibur karena lucu dan pas untuk ditonton pada saat liburan seperti ini. Ingat, jangan menilai orang lain hanya dari bentuk fisiknya saja. Buktinya Po, jangan pernah meremehkan orang gendut yach. Hehehe..

Movie review KungFu Panda by movie-holic.net