Movie review Hancock, Meet Dave by movie-holic.net
Movie review Hancock, Meet Dave by movie-holic.net
Film yang dirilis pada Februari tahun lalu ini digarap apik oleh Mark Steven Johnson. Film yang berdasarkan komik Marvel ini dibintangi oleh Nicholas Cage, Eva Mendes, Brett Cullen, Wes Bentley, Sam Elliott dan banyak lagi menceritakan tentang kisah hidup Johnny Blaze (Nicholas Cage) sebagai pengendara hantu (Ghost Rider).Kehidupan Johnny sebelumnya baik-baik saja, ia mempunyai pacar yang cantik. Akan tetapi setelah mengetahui ayahnya menderita kangker, maka muncul Mephistopheles yang menawarkan bahwa ia bisa menyembuhkan penyakit ayahnya dan sebagai gantinya Johnny menukarnya dengan jiwanya. Belum sempat Johnny setuju, ia terkena paku yang berada di atas surat kontrak itu dan menyebabkan jarinya berdarah sekaligus menandakan bahwa Johnny setuju dengan perjanjian tersebut. Keesokan harinya, ia mendapati ayahnya segar bugar dan penyakin kangker yang diderita ayahnya hilang. Namun pada suatu malam saat ayah Johnny mengadakan pertunjukan sepeda motor yg extreem, ia meninggal. Johnny menuduh Mephistopheles lah yang secara tidak langsung membunuhnya. Tapi mau bagaimana lagi, jiwanya Johnny sudah dijual, ia pun menyesal. Ia kehilangan keluarga, pacar, dan yang ada cuma keberanian yang bertambah besar. Setelah dewasa ia menjadi seperti ayahnya, pergi ke berbagai kota untuk menggelar pertunjukan sepeda motor yang berbahaya. Johnny terkenal karena aksinya, beberapa aksi berbahya yang sempat mengancam nyawanya berhasil dia lewati. Karena apa, tentu saja Mephistopheles yang menyelamatkan nyawanya. Baginya Johnny seperti investasi, jadi rugi banget kalau dia sampai mati.
Menyadari dirinya memperoleh kutukan sebagai pengendara hantu, Mephistopheles memberikan tugas untuk melawan anaknya sendiri Blackheart (Wes Bentley) yang datang ke bumi dari neraka untuk mencari surat kontrak yang dibawa pergi dan disembunyikan oleh pengendara hantu sebelumnya sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Jika Johnny berhasil melakukan tugasnya, maka ia dibebaskan dari kutukan sebagai Ghost Rider dan jiwanya pun dikembalikan. Pacarnya Johnny Roxanne Simpson (Eva Mendes) pun akhirnya ikut terlibat masalah karena Blackheart menganggapnya sebagai kelemahan Johnny dan bisa dimanfaatkan.Dengan bantuan pria tua yang dia temui di perkuburan ia mendapatkan surat perjanjian tersebut dan siap melawan Blackheart. Ternyata pria tua tersebut adalah Caretaker (Sam Elliott), sang pengendara hantu sebelumnya yang membawa kabur kontrak perjanjian seribu jiwa-jiwa jahat dari kota San Venganza. Melalui surat tersebut, jiwa-jiwa jahat bisa dipanggil dan nantinya dapat membahayakan umat manusia. Dari sini bisa dilihat bahwa orang yang bisa menjadi Ghost Rider harus cowok dan bisa naik kendaraan (motor, kuda) yang larinya cepat. Wahh.. berarti gw ga bisa dong jadi Ghost Rider, gw kan ga bisa nyetir ^_^ Saat akan berpisah, Caretaker mengatakan bahwa tetaplah berada di tempat gelap. Karena itu satu”nya cara agar Johnny bisa tetap berubah menjadi Ghost Rider dan mendapatkan kekuatannya.
Endingnya bagaimana? Tentu saja kebaikan menang melawan kejahatan. Saat Mephistopheles akan mencabut kutukan sebagai pengendara hantu dari diri Johnny, dia tidak mau karena masih merasa dendam dengan Mephistopheles atas kematian ayahnya dan dia berjanji akan melawan Mephistopheles dengan kekuatan yang dia miliki. Eitts… tapi film ini belum 100% ending, masih ada sequelnya. Jadi pingin nonton nich lanjutan ceritanya…
Movie review Ghost Rider by movie-holic.net
Punya pacar seorang superhero siapa bilang enak? Tanya aja tuh sama Matt (Luke Wilson) yang mempunyai pacar Jenny (Uma Thurman) di film My Super Ex-Girlfriend yang ternyata pacarnya adalah seorang pahlawan super G-Girl. Apalagi kalau pacarnya itu possesif, aggressive, dan suka menyakiti. Wahh… pasti cowok-cowok nolak, nggak deh.Ceritanya simple aja, Matt sebenarnya suka sama Hannah tapi sepertinya Hannah (Anna Faris, yang main di Scary Movie 4), nggak suka sama sama Matt dan Hannah sendiri sudah punya pacar namanya Steve (Mark Consuelos). Akhirnya Matt mencoba pacaran sama Jenny. Tapi apa yang terjadi setelah Matt tahu segalanya bahwa Jenny seorang superhero? Sifat asli Jenny kelihatan, terlebih lagi ketika Matt memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Jenny dan lebih memilh Hannah. Wah.. semakin menjadi-jadi deh Jenny menyakiti Matt (makanya hati” sama cewek yang lagi cemburu ^_^). Jenny bahkan melempar Matt dan Hannah yang ketahuan lagi berduaan di kamar dengan ikah hiu yang besar banget. Busyet dah!
Sementara itu, Professor Bedlam (Eddie Izzard) musuh bebuyutan G-Girl yang dari dulu terobsesi untuk menghilangkan kekuatan G-Girl menyiapkan rencana besar dengan memanfaatkan Matt yang terus disakiti oleh Jenny. Prof. Bedlam menyiapkan batu (seperti batu meteor) yang dapat menyerap seluruh kekuatan G-girl. Sehingga G-girl bisa menjadi manusia biasa kembali. Jenny yang mengetahui persekongkolan itu pun semakin marah kepada kedua pria tersebut, hingga akhirnya pertarungan hebat pun terjadi. Jenny atau G-girl pun hampir kalah karena batu tersebut menghisap energinya terlalu banyak. Pada saat Hannah mencoba melindungi Matt, dia terjatuh (pada saat itu pertarungannya berlokasi di roof apartemen Matt). Hannah mati? ya enggak lah… justru Hannah mendapatkan kekuatan yang sama seperti Jenny ketika remaja dulu. Yap! Hannah menjadi superhero juga. Ia pun berbalik melawan Jenny demi membela Matt.
Hingga mereka sampai di catwalk yang pada saat itu sedang diadakan fashion show (mereka bedua, Hannah dan Jenny_ bertarung di atas catwalk. So pasti penonton di situ yang tadinya menyaksikan acara fashion show berubah menjadi acara wrestling dan terheran-heran ada dua superhero yang saling bertarung. Walaupun superhero, tapi kalo cewek mah dimana-mana gaya berantemnya sama, sukanya jambak-jambakan rambut ^_^.
Akhirnya Matt menghentikan kegilaan mereka berdua dan menjelaskan bahwa sebenarnya mereka tidak perlu bertengkar. Matt pun menjelaskan kepada Jenny bahwa ada seseorang yang jauh lebih mencintai Jenny daripada dirinya, yaitu Prof. Bedlam. Ya, prof. Bedlam yang mempunyai nama asli Barry Edward Lambert dulunya adalah pacar Jenny waktu remaja. Setelah jadi superhero, Jenny meninggalkannya. Barry menjadi sakit hati dan sejak itulah dia berfikir mungkin gara-gara punya kekuatan super Jenny jadi meninggalkannya, jadi jika kekuatannya hilang mungkin Jenny bisa kembali padanya. Barry masih mencintai Jenny seperti dulu, Jenny pun akhirnya luluh dan menghentikan pertarungan mereka. Para penonton fashion show yang tadi berubah jadi acara wrestling seperti WWF bersorak dan memberikan tepuk tangan meriah menyaksikan akhir yang bahagia itu.
Ending dari movie My Super Ex-Girlfriend, Matt pacaran sama Hannah sedangkan Barry dengan Jenny. Mereka berdua (Hannah dan Jenny) menjadi kompak sebagai superhero. Sedangkan para cowok-cowok itu, cuma bisa tersenyum pada saat kedua superhero yang cantik tersebut terbang meninggalkan mereka saat ada panggilan tugas
Film ini masuk Box Office, tapi aku nggak terlalu suka sama film ini soalnya ceritanya aneh. Hehehe… Terlalu menghayal tapi aku tidak bisa ikut menghayal. Beda sama film Accepted dan Harry Potter. Film khayal tapi seolah-olah penonton terbius dan sedang berada di dalamnya.
Movie review My Super Ex-Girlfriend by movie-holic.net